Begitu terucap teduh hati kita
Kenapa harus malu mengatakannya
Kenapa harus segan memberikannya
Bila dia lahir dari ketulusan hati, maknanya sungguh luar biasa
Dia menghapuskan dendam dan amarah
Dia menyembuhkan luka hati
Dia menciptakan kesejukan
Dia membawa kedamaian
Dia adalah maaf..
Kata yang terdiri dari empat huruf `M – a – a – f’, kalu kita cermati
dalam kehidupan sehari-hari ternyata dapat mepermainkan emosi. Kita
dapat menjadi senang atau sebaliknya menjadi marah, jengkel, benci,
karena hanya ada atau tidak kata maaf yang terucap dari mulut
seseorang. Tetapi yang utama adalah ketulusan hati pada saat kita
mengucapkannya , baik pada saat meminta maaf atau memberi maaf.
Teruntuk semua anggota argawana yang merayakan Hari Raya Idul Fitri
Kami atas nama Argawana menghaturkan
Selamat Idul Fitri 1429 H
Mohon maaf Lahir dan Batin
Taqoballahu minna wa minkum, taqabal yaa qarim..
Semoga peningkatan iman dan taqwa pasca ramadhan 1429 H dapat menjadi
modal kita bersama menghadapi tantangan yang lebih berat di
tahun-tahun mendatang utamanya dalam menjaga kontinuitas ARGAWANA
“Rinenggo sumunaring wayah ratri, cinondro resik ing wardoyo.
Kawulo sakeluargo ngaturaken Sugeng Riyadi 1 Syawal 1429 Hijriyah.
Nyuwun Gunging samudro pangaksami, mugi-mugi kito sadoyo tansah
pikantuk kawilujengan lan winengku ing karahayon saking Allah SWT
ingkang Murbeng Dumadi.
Mugi-mugi kito sadoyo tansah saged guyub rukun, lan saeko-proyo kagem
kejayaan Argawana”
Amin-amin Ya Robbalallamin.
DIarsipkan di bawah: Argawana Bicara